Oleh: Siti Hajar
Kuah Pliek U
adalah salah satu masakan khas Aceh yang cukup sering saya masak di rumah. Cara
membuatnya sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya saja memang butuh beberapa
jenis sayur dan bumbu yang cukup lengkap. Versi yang saya buat ini sederhana, menyesuaikan bahan yang mudah didapat,
tapi tetap mempertahankan rasa khasnya.
Untuk sayur, saya biasanya menyiapkan nangka muda,
daun melinjo muda, biji melinjo muda, pepaya kuning yang masih mengkal, dan
kacang panjang. Semua sayur dipotong sesuai selera, tidak perlu terlalu kecil
agar teksturnya tetap terasa saat dimakan.
Bumbu yang digunakan terdiri dari cabe rawit,
pliek u (kelapa fermentasi yang sudah diambil minyaknya), bawang merah, sedikit
bawang putih, kunyit, ketumbar, jintan, dan asam sunti. Semua bumbu ini
diblender sampai halus bersama pliek u, lalu disisihkan.
Langkah pertama, rebus nangka muda bersama daun
dan biji melinjo sampai agak empuk. Setelah itu, masukkan pepaya mengkal dan
kacang panjang. Biarkan semua sayur setengah matang.
Selanjutnya, tuangkan bumbu halus ke dalam rebusan
sayur. Aduk rata, lalu tambahkan daun aromatik seperti daun kari, serai yang
dimemarkan, dan daun pandan. Setelah itu, masukkan santan sesuai selera. Masak
dengan api sedang cenderung kecil sambil sesekali diaduk agar santan tidak
pecah.
Masak sampai semua bahan matang dan kuah
mengeluarkan aroma khas pliek u. Koreksi rasa, jika perlu bisa ditambahkan
sedikit garam.
Kuah Pliek U ini biasanya lebih enak kalau tidak terlalu kental dan dimakan hangat. Rasanya gurih, sedikit asam dari asam sunti, dan ada aroma khas dari pliek u yang jadi ciri utamanya. Cocok dimakan dengan nasi putih hangat dan lauk sederhana. []
