Oleh: Siti Hajar
Selamat datang di dunia kampus! Dunia baru, teman
baru, dosen baru, tugas baru, dan—yang paling bikin jantung berdebar—SKS baru.
Nah, buat kamu para mahasiswa baru yang bercita-cita lulus tepat waktu (atau
bahkan lebih cepat), ada beberapa tips sederhana tapi manjur. Anggap saja ini
seperti peta harta karun, di ujungnya ada toga dan ijazah menunggu.
1. Jangan Jadi Ninja yang Menghilang
Sederhana tapi sering disepelekan: jangan telat
apalagi absen. Kuliah bukan film ninja yang isinya tiba-tiba muncul di
akhir dan tetap menang. Dosen bukan cenayang yang bisa menebak niat baikmu
walau kamu jarang nongol. Masuk kuliah tepat waktu itu seperti investasi,
efeknya baru terasa di akhir: dosen mengenalmu, nilai aman, dan tentu saja ilmu
masuk.
2. Attitude Lebih Mahal dari Emas
Percaya deh, semua orang—dosen, kakak tingkat,
bahkan satpam kampus—senang dengan mahasiswa yang tahu sopan santun. Jaga
etika dan attitude. Ucapkan salam, jangan nyelonong masuk kelas kayak
dikejar anjing, dan selalu hormati orang lain. Mahasiswa yang ramah dan sopan
biasanya punya jalur hoki tersendiri; minimal saat butuh tanda tangan dosen,
kamu nggak perlu kejar-kejaran.
3. Kenali “Peta” Dosenmu
Ini bukan ngajarin modus, tapi fakta: setiap
dosen punya kepribadian dan kebiasaan masing-masing. Ada yang suka jawaban
to the point, ada yang doyan jawaban panjang kayak esai, ada pula yang nggak
tahan lihat tulisanmu kalau mirip cakar ayam.
Maka, jangan pernah lakukan hal yang dosenmu benci. Bikin catatan yang
rapi, tulisan minimal bisa dibaca tanpa bantuan mikroskop. Saat ujian,
bayangkan dosenmu tersenyum lega karena bisa paham jawabanmu tanpa pusing tujuh
keliling.
4. Jangan “Mati Satu, Runtuh Semua”
Usahakan tidak tinggal mata kuliah. Nilai jelek, apalagi di mata kuliah
prasyarat, itu seperti rantai yang menahanmu naik ke semester berikutnya.
Jadwal kuliahmu bisa kacau, dan ujung-ujungnya waktu kelulusan pun molor. Kalau
bisa, targetkan semua mata kuliah lulus, supaya langkahmu mulus.
5. Penampilan Bukan Segalanya, tapi
Penting!
Jadilah
mahasiswa yang rapi, bersih, dan wangi. Serius, wangi itu ibadah sosial.
Gosok bajumu, sisir rambutmu, dan pakailah deodorant secukupnya. Mahasiswa
wangi biasanya punya aura positif yang bikin orang betah duduk di sebelahmu. Dan tips penting: malam hari,
persiapkan semua kebutuhan kuliah untuk besok. Jangan sampai pagi-pagi
malah heboh cari flashdisk atau lupa bawa tugas.
6. Rajin Nanya, Bukan Rajin “Nyontek”
Kalau nggak paham materi, jangan gengsi
bertanya. Entah ke dosen atau teman, bertanya itu tanda kamu peduli sama
dirimu sendiri. Ingat pepatah: malu bertanya, skripsi melanda.
7. Jangan Asal Pilih Circle
Teman itu memengaruhi. Cari circle yang
mendukung kamu untuk maju, bukan yang mengajak bolos berjamaah. Nongkrong
boleh, tapi ingat tujuanmu ke kampus bukan sekadar jadi pelanggan tetap warung
kopi.
8. Belajar Sedikit-Sedikit, Biar Nggak
Panik di Akhir
Kebiasaan mahasiswa: belajar kilat sehari sebelum
ujian. Boleh sih kalau otakmu setara superkomputer, tapi manusia biasa lebih
aman kalau belajar rutin sedikit demi sedikit. Selain mengurangi risiko
mata panda, kamu juga lebih paham, bukan cuma hafal.
9. Jaga Kesehatan, Biar Skripsi Nggak
Tertunda Gara-Gara Sakit
Tidur yang cukup, makan yang bener, olahraga sesekali. Percuma mau cepat lulus kalau badan tumbang. Ingat, mahasiswa sehat lebih kuat menghadapi ujian, baik ujian dosen maupun ujian hidup. []