Oleh: Siti Hajar
"Seandainya dulu saya lebih serius belajar bahasa Inggris."
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi saya, ia mengandung penyesalan yang cukup dalam. Ketika masih sekolah, saya menganggap bahasa Inggris hanyalah salah satu mata pelajaran yang harus dilewati agar naik kelas. Saya belajar sekadarnya, menghafal kosakata menjelang ujian, lalu melupakannya setelah nilai keluar.
Hari ini, ketika usia sudah tidak lagi muda, saya baru benar-benar merasakan betapa berharganya kemampuan berbahasa Inggris.
Belajar bahasa ketika usia dewasa ternyata tidak semudah ketika kita masih remaja. Waktu semakin terbatas. Tanggung jawab pekerjaan dan keluarga semakin banyak. Daya ingat pun tidak secepat dulu. Bukan berarti mustahil, tetapi jelas membutuhkan usaha yang jauh lebih besar.
Karena itulah, tulisan ini saya persembahkan untuk kamu yang masih duduk di bangku SMP, SMA, SMK, kuliah, atau baru saja menyelesaikan pendidikan. Jangan ulangi kesalahan yang pernah saya lakukan.
Kalau hari ini kamu masih memiliki kesempatan untuk belajar bahasa Inggris, manfaatkanlah sebaik mungkin.
Bahkan jika kamu memiliki kesempatan mempelajari bahasa lain seperti Mandarin, Jepang, Korea, atau Arab, jangan sia-siakan. Dunia sedang berubah sangat cepat. Orang yang menguasai lebih dari satu bahasa memiliki pintu kesempatan yang jauh lebih luas.
Lalu, mengapa bahasa Inggris begitu penting?
1. Bahasa Inggris adalah bahasa dunia
Sebagian besar komunikasi internasional menggunakan bahasa Inggris. Ketika orang dari Indonesia, Jerman, Jepang, Brasil, atau Mesir bertemu, bahasa penghubung yang paling sering digunakan adalah bahasa Inggris. Kemampuan ini membuatmu dapat berbicara dengan miliaran orang di seluruh dunia.
2. Sebagian besar ilmu pengetahuan ditulis dalam bahasa Inggris
Jurnal ilmiah, buku terbaru, hasil penelitian, hingga perkembangan teknologi pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Jika hanya mengandalkan terjemahan, sering kali kita tertinggal bertahun-tahun dibandingkan sumber aslinya.
3. Peluang kerja menjadi jauh lebih besar
Perusahaan multinasional, organisasi internasional, startup teknologi, hingga pekerjaan jarak jauh (remote working) hampir selalu menjadikan kemampuan bahasa Inggris sebagai nilai tambah, bahkan syarat utama.
4. Kamu bisa melanjutkan studi ke luar negeri
Beasiswa internasional umumnya mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris melalui tes seperti IELTS atau TOEFL. Bahasa Inggris bukan sekadar mata pelajaran, tetapi tiket untuk membuka pintu pendidikan dunia.
5. Internet menggunakan bahasa Inggris
Sebagian besar artikel berkualitas, kursus online, video pembelajaran, dokumentasi pemrograman, hingga forum diskusi tersedia dalam bahasa Inggris. Semakin baik kemampuanmu, semakin luas pula pengetahuan yang dapat kamu akses.
6. Kecerdasan buatan (AI) lebih "fasih" dalam bahasa Inggris
Teknologi seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Copilot, dan berbagai aplikasi AI lainnya umumnya memberikan hasil yang lebih lengkap ketika diberi instruksi dalam bahasa Inggris. Menguasai bahasa Inggris berarti kamu juga memaksimalkan kemampuan menggunakan teknologi masa depan.
7. Kamu bisa membangun jaringan internasional
Persahabatan, kolaborasi penelitian, bisnis, hingga komunitas profesional tidak lagi dibatasi oleh negara. Bahasa Inggris menjadi jembatan untuk memperluas relasi ke seluruh dunia.
8. Kesempatan menghasilkan uang semakin banyak
Freelancer, content creator, penerjemah, programmer, desainer, hingga konsultan memiliki peluang mendapatkan klien dari berbagai negara. Penghasilan dalam mata uang asing sering kali dimulai dari kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
9. Melatih cara berpikir yang lebih terbuka
Belajar bahasa bukan hanya mempelajari kosakata. Kita juga belajar budaya, cara berpikir, dan sudut pandang baru. Inilah yang membuat seseorang lebih mudah beradaptasi di dunia yang terus berubah.
10. Kamu akan berterima kasih kepada dirimu sendiri di masa depan
Mungkin hari ini belajar bahasa Inggris terasa melelahkan. Mungkin kamu bertanya, "Untuk apa saya belajar semua ini?"
Percayalah, lima atau sepuluh tahun dari sekarang, kamu akan bersyukur karena tidak menyerah. Saat kesempatan datang—baik berupa pekerjaan, beasiswa, perjalanan ke luar negeri, maupun pertemanan internasional—kamu sudah siap menyambutnya.
Jangan Menunggu Sampai Menyesal
Saya tidak menulis artikel ini karena sudah mahir berbahasa Inggris.
Justru sebaliknya.
Saya menulisnya karena saya pernah mengabaikan kesempatan emas itu. Sekarang saya harus belajar dari awal dengan tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan ketika masih muda.
Namun saya juga percaya, penyesalan tidak harus berakhir sia-sia. Penyesalan bisa menjadi pelajaran agar orang lain tidak mengulang kesalahan yang sama.
Kalau kamu masih berusia belasan tahun atau awal dua puluhan, kamu memiliki modal yang sangat berharga: waktu.
Gunakan waktu itu untuk belajar.
Tidak perlu langsung fasih.
Mulailah dengan sepuluh kosakata setiap hari. Dengarkan lagu berbahasa Inggris. Tonton film tanpa subtitle bahasa Indonesia. Bacalah artikel sederhana. Beranikan diri berbicara meskipun masih terbata-bata.
Sedikit demi sedikit, kemampuan itu akan tumbuh.
Ingatlah, bahasa Inggris bukan hanya tentang nilai di rapor atau IPK di kampus. Bahasa Inggris adalah investasi seumur hidup yang akan membuka pintu-pintu kesempatan yang bahkan hari ini mungkin belum pernah kamu bayangkan.
Jangan sampai suatu hari nanti kamu berkata seperti saya:
"Seandainya dulu saya lebih serius belajar bahasa Inggris."
Semoga kalimat itu cukup berhenti pada saya, dan tidak menjadi penyesalanmu di masa depan. []
